Wednesday, 26 December 2012

Program Permainan Ular Tangga dengan Delphi 7

Ini lah game ular tangga yang dibuat oleh lunardz dan teman2 dalam rangka menyelesaikan tugas kuliah.... dengan animasi sederhana,,,,,, dan dengan koneksi database pada highscore saja....




DOWNLOAD

Download Source

Tuesday, 25 December 2012

Kumpulan Materi Delphi UTS

Kumpulan Materi UTS Delphi 7.0 2011

OPERASI STRING
1. Menggabungkan String

menggabungkan string adalah proses merangkai dua karakter atau lebih menjadi satu
kalimat atau kata yang baru. Operator string yang dikenal dalam Bahasa Delphi adalah operator
dengan symbol '+'.

2. Menghapus String

Prosedur standart ini digunakan untuk menghapus atau mengurangi sebagian atau
seluruh karakter terhadap string atau teks.

B.U : Delete(Teks, Index, Jumlah);

Delete adalah prosedur standart yang digunakan untuk menghapus teks.
Teks merupakan kalimat atau string yang akan dihapus.
Index menunjukan posisi awal yang akan dihapus.
Jumlah menunjukan jumlah karakter yang akan dihapus.

3. Mencari Panjang teks (length)

fungsi ini digunakan untuk menghitung panjang atau jumlah karakter dari suatu teks
atau kalimat. Dalam menghitung jumlah karakter dalam suatu teks spasi akan dibaca sebagai
satu karakter. Sebagai catatan hasil yang diperoleh dari perhitungan adalah bilangan bulat
positif.

B.U : inttostr(Length(Teks));

4. Mencari Karakter Pada Teks (POS)
Fungsi ini digunakan untuk mencari letak atau posisi dari suatu karakter dari suatu nilai
string. Nilai yang dihasilkan adalah berupa byte. Maka hasil yang akan ditampilkan harus
dikonversi dari integer ke string.

B.U : Pos(kar, karakter);

Pos adalah prosedur standart yang digunakan untuk mencari teks.
Kar merupakan huruf yang akan dicari.
Karakter menunjukan kalimat atau string yang akan dicari.

5. Mengkopi String (Copy)

Fungsi ini digunakan untuk mencetak ulang string atau karakter sebanyak huruf yang
dipilih dengan posisi karakter awal yang sudah ditentukan.

B.U : Copy(teks, index, jumlah);

Penulisan awal diawali dengan perintah copy, dengan diikuti teks yang ditunjukan teks. Awal
pengcopian ditunjukan dengan index, dan jumlah karakter yang akan di tulis ulang ditunjukan
deengan perintah jumlah.

6. Konversi Karakter ke Ascii (Chr)

Fungsi ini digunakan untuk mengkonversi Kode Acsii menjadi nilai karakter atau huruf.

B.U : Chr (karakter)

DOWNLOAD PDF

Monday, 24 December 2012

Kumpulan Materi Delphi UAS





Pengertian Database
Database adalah kumpulan beberapa data yang
kode-kode tertentu sehingga membentuk sebuah sistem.

Character

Character sebagai satuan data terkecil dikumpulkan menjadi field (kolom), kumpulan field
membentuk sebuah record (baris), beberapa record disimpan dalam file (tabel), dan kumpulan file
akan membentuk sebuah database.

Database
Tabel
Record
Field
Character

Data Base Dekstop adalah merupakan sebuah system aplikasi database yang sudah disertakan pada
saat penginstalan Delphi.

Pengertian Database Deskstop
Komponen Data Base Dekstop yang merupakan bawaan Delphi meliputi = Paradox, dBse,
MsSQL, Oracle, Maccess, Excel dan Lain - lain.

Langkah - Langkah pembuatan Database Dekstop
a. Melalui Icon Start
Klik start | Pilih programs | Pilih Borland Delphi | Klik Data Base Dekstop
b. Melalui IDE Delphi
Pilih dan klik Menu Tools | pilih dan klik Database Dekstop

Setelah DBD (Database Desktop) diaktifkan, langkah berikut untuk membuat tabel:
a. Klik Menu File | New | table | pilih dan klik pilihan table pada table type (mis = Paradox7) | Klik
Ok, Tampil jendela Create Paradox 7 Table sbb:

Field

Record

File

: kumpulan dari beberapa tabel
: kumpulan dari beberapa record
: isian data yang dimiliki oleh field
: atribut yang dimiliki oleh suatu tabel
: hanya terdiri dari satu angka atau huruf

Field Name = digunakan untuk menuliskan nama field

Syarat Penulisan Nama Field
> Unik dan mudah diingat
> Diawali dengan Karakter
> Tidak diperbolehkan penulisan dengan tanda baca ( ! , . ? / + & % # © )
> Untuk field dengan dua kata atau lebih dihubungkan dengan Undecsare ( _ )

Type = Digunakan untuk menentukan tipe data pada Field

Type Data yang Dikenal Pada Paradox adalah
> Alpha
= tipe data yang menampung semua karakter baik berupa huruf, angka maupun
tanda baca.
> Number
= tipe data yang menampung angka (numeric), jangkauannya mempunyai range
untuk bilangan negative dan bilangan positif, (-10307 sampai dengan 10308).
Dengan digit maksimal adalah 15 digit.
> Money
= Tipe data yang hanya untuk angka. Sama seperti dengan Tipe Data Number hanya
berbeda pada jangkauan. Pada tipe data number tidak mengenal dedsimal, tipe data
money mengenal adanya decimal dan format mata uang.
> Short
= tipe data angka yang hanya mempunyai jangkauan -32,767 to 32,767
> Long Integer = Sama seperti tipe data integer dengan jangkauan lebih luas (-2147483648 to
2147483647)
> Date
= Tipe Data untuk tanggal (1 Januari 9999 BC to 31 Desember 9999 AD).
> Time
= Tipe Data yang digunakan untuk setup waktu.
> Memo
= Tipe Data untuk semua unit karakter dengan jangkauan 1 sampai dengan 240
karakter.
> Graphic
= Tipe Data untuk gambar (.BMP, .PCX, .TIF, .GIF, and .EPS file formats).
> Logical
= Tipe data yang hanya mengenal benar atau salah (Yes or No).
Size = Digunakan untuk menentukan size terhadapa suatu field

Catatan : Size yang kompatibel untuk diganti hanya tipe data Alpha dan memo.

Key = Digunakan untuk menentukan kunci utama (primary key)

Catatan = untuk memberikan primary key cukup ditekan space bar atau double klik pada field yang
akan dibuat sebagai key (ditandai dengan *)

Membuat Index (secondary Index)
Index digunakan sebagai kunci untuk pencarian data ataupun digunakan untuk mengurutan data pada
tabel. Didalam satu tabel diperkenankan menggunakan lebih dari satu index secondary.

Langkahnya
> Aktifkan tabel barang
> Dari DBD pilih table | restructure atau icon Restructure
> Klik combo table properties dan pilih Secondary Index 


DOWNLOAD PDF

Tuesday, 18 December 2012

Delphi Corrupt portfolio stream


Jika anda menemukan error seperti dibawah ini :



Maka cara untuk menanggulangi adalah dengan backup dulu project anda kemudian hapus file.ddp pada folder project anda.
Setelah itu buka kembali project.dpr.

Source Pengendali listik menggunakan delphi



Kendali listrik berbasis delphi. dari judulnya mungkin kamu sudah bisa sedikit membayangkan alat seperti apa itu. bukan pengendali hemat listrik tetapi pengendali nyala on dan off dari perangkat listrik yang akan di pasangkan pada alat tersebut. Alat ini saya buat berdasarkan pesanan dari salah satu teman saya. dengan membawa sebuah konsep dia terangkan kepada saya seperti apa alat yang akan dibuat tersebut.


Alat itu adalah alat yang dapat menyalakan perangkat listrik layaknya saklar listrik biasa namun dapat dikendalikan dari interface yang dibuatkan pada komputer, dalam kasus ini menggunakan delphi. Selain dapat dikendalikan oleh komputer, diharapkan juga pengendalian tersebut tidak hanya sekedar klik untun on dan off tetapi juga berisikan modus timer yang dapat menyalakan perangkat listrik berdasarkan timer yang telah diatur pada interface delphi yang telah dibuat tersebut.


Dalam postingan kali ini, program yang saya buat baru hanya sebatas menyalakan dan mematikan perangkat listrik dari interface tersebut diatas. dengan menggunakan kabel usb dari komputer ke perangkat, alat ini dapat berkomunikasi dengan komputer. dan diharapkan pada artikel berikutnya saya telah merampungkan program untuk mudus timer pada interface delphi ini.

Monday, 3 December 2012

AVR Trainer 2 AT Mega ( Mendukung mikrokontroler AVR ATMega16/32/8535 )

kit mikrokontroller at mega
Berikut adalah fasilitas yang ada pada alat tersebut:
Aplikasi I/O digital
        8 (delapan) LED;
            Anda bisa mensimulasikan luaran digital (logika 1 dan 0, ON dan OFF) melalui satu atau beberapa dari LED ini;
        2 (dua) pushbutton;
            Anda bisa mensimulasikan masukan digital (logika 1 dan 0, ON dan OFF) melalui pushbutton ini;
    LCD 16×2 berbasis HD44780
        Tampilkan hasil proses maupun kondisi in-progress melalui LCD 2×16 karakter ini;
    Masukan ADC berupa potensiometer, LDR (cahaya) dan LM35 (suhu)
        Bisa digunakan untuk pembelajaran pembacaan masukan analog baik dari potensiometer maupun pengukuran kuat cahaya dengan LDR atau suhu dengan LM35;
    Buzzer untuk bunyi-bunyian
        Anda juga bisa memanfaatkan buzzer ini untuk alarm atau indikator suara untuk aplikasi apa saja;
    Komunikasi I2C
        EEPROM eksternal AT24C64 dengan komunikasi I2C;
            Dengan fasilitas EEPROM, Anda bisa menyimpan data-data penting baik untuk pengukuran, konstanta dan lain sebagainya tanpa khawatir hilang data saat board di matikan;
        Real Time Clock (RTC) DS1307 dengan komunikasi I2C;
            Akurasi waktu bisa jadi sangat penting, inilah sebabnya board ini dilengkapi dengan RTC untuk menyimpan kalender lengkap dengan pengaturan alarm-nya;
    Komunikasi serial TTL dan RS232
        Board ini juga siap digunakan untuk belajar bagaimana melakukan pemantauan dan/atau pengontrolan melalui komputer menggunakan media komunikasi serial dengan tingkat tegangan RS232;
        Bisa juga antar mikrokontroler lainnya menggunakan komunikasi serial tingkat tegangan TTL
    Antarmuka MMC/SD Card (SPI Interface) dan Hanphone Siemens
    Port I/O bisa digunakan untuk keperluan aplikasi-aplikasi lain, tersedia konektor dan DIP switch untuk keperluan pengembangan aplikasi tidak terbatas;
    Konektor langsung ISP onboard
        Jangan khawatir dengan koneksi ISP, Anda tidak perlu mencabut mikrokontroler AVR yang bersangkutan;
        Gunakan ISP downloader apa saja atau beli saja paket hemat lengkap (PHL) yang sudah disertakan USBasp ISP, sebuah alat yang digunakan untuk mendownload program Anda ke board ini;
    Mendukung mikrokontroler AVR ATMega16/32/8535
    Catu daya teregulasi 5volt, sehingga bisa Anda siapkan adaptor 6-15 volt
        Cukup siapkan adaptor yang biasa Anda gunakan, setel pada tegangan 6-15 volt;
    Juga tersedia buku manual dan source code-nya pada CDROM dalam paket;

Bonus :

1.       Source code menampilkan data sensor suhu dari sensor LM35 ke PC menggunakan software Delphi 7
2.       Source code kirim sms dari mikrokontroller
3.       source code terima sms (pada mikrokontrller)
4.       source code dan panduan sms controller menggunakan mirkokontroler (modem yang dipergunakan adalah modem wavecom serial) 

5. kabel usb to serial untuk mendukung komunikasi serial laptop / pc ke trainer kit 
6. USBasp ISP downloader (gambar mungkin berbeda dengan aselinya)
7. e - book panduan dalam bahasa basic (bascom) 
8. E _ book panduan dalam bahasa C + video


Silakan Contact Melalui SMS / Call ke
0857-876-77544 (FAJAR PRIYADI)
Untuk Pengecekan Ketersedian item yang di inginkan, serta cara pengiriman,  jika item ada dan jadi memesan silakan transfer harga produk + ongkos kirim

Untuk pengecekan ongkos kirim Melalui PT POS ( lebih murah ) silakan cek di  
http://www.posindonesia.co.id/home/tarifdn.php 
dengan daerah asal / origin Yogyakarta

Jika menghendaki melalui TIKI JNE 
Dapat di cek di 
http://www.jne.co.id/index.php?lang=IN

SMS Gateway dengan Delphi

Inilah contoh program SMS gateway sederhana menggunakan Delphi 2007.



Program sederhana ini sudah bisa mengirim dan menerima SMS melalui modem GSM yang terhubung ke serial Port. Modem GSM yang digunakan haruslah modem yang support SMS dengan format teks, saya menggunakan Evaluation board SIM700.

Akses ke port serial, seperti biasa menggunakan ApdComport. Com number dipilih sesuai dengan koneksi modem GSM, begitu juga dengan baud ratenya harus disesuaikan dengan baud rate modem.

Jika modem menerima SMS, maka secara otomatis program akan membaca dan menampilkannya ke memo, berikut dengan no pengirim dan tanggal sms. Tentu saja modem juga harus mendukung New Message Indication (AT+CNMI).

Disediakan juga sebuah edit untuk mengirim AT command ke modem, dan sebuah memo yang menunjukan data yang dikirim dan diterima dari modem.

Source code bisa diunduh di SINI.

Programnya masih sangat sederhana, jadi masih banyak kekurangannya. Yang penting program sudah bisa mengirim dan menerima SMS.

Friday, 30 November 2012

Autosize form delphi dengan ResizeKit2

Just place the ResizeKit on your form!
ResizeKit adalah komponen yang membuat ukuran form aplikasi dan layar resolusi independen dalam satu langkah mudah. Cukup melampirkan ResizeKit ke form Anda dan secara otomatis mengubah ukuran kontrol setiap atau semua font dan tanpa menulis satu baris kode. Dengan menetapkan sifat sederhana atau dengan mengaitkan ke acara ExitResize, Anda dengan mudah dapat menyesuaikan proses Resize untuk bekerja dengan hampir semua jenis aplikasi. ResizeKit bahkan dapat mengubah ukuran kontrol pihak ketiga yang paling. Gunakan ResizeKit dari hari pertama pada program baru dan tentu saja pada program yang didirikan tanpa mengubah desain program atau kode. Lisensi ResizeKit adalah bebas royalti untuk pengembangan aplikasi dan bebas royalti untuk aplikasi runtime.

Bahkan beberapa kontrol pihak ketiga yang tidak menentukan Kiri, Top, Tinggi, Lebar atau parameter atau kontrol di mana sifat ini terisolasi dari perubahan ukuran dapat diubah ukurannya dengan ResizeKit tersebut. Sel-sel dalam aplikasi Grid atau Penyebaran adalah beberapa contoh dari hal ini. Dalam kasus ini, kontrol ini atau font dapat dengan mudah diubah ukurannya dengan menentukan dimensi kontrol atau font dalam acara ExitResize. Sebuah program contoh sederhana yang menggambarkan kode ini disertakan dengan ResizeKit tersebut.

Note: There are third party controls are can not be resized using the ResizeKit2. Please download and test the ResizeKit2 trial version which is fully functional. If you have any questions, please let us know.
ResizeKit Main Features
  • Automatically resizes all controls and fonts on the form.
  • Simply place the Resize Control on the form. No need to redesign or add additional code.
  • Create applications that are size and screen resolution independent.
  • Maximum and minimum form height and width can be specified.
  • Initial location of the form can be specified.
  • Controls and fonts can also be excluded from resizing.
  • Runtime royalty-free license. Distribute unlimited applications.
  • The ResizeKit ActiveX component is based on ATL so it is fast and lightweight.
  • The ResizeKit VCL component has unified .EXE so applications can be distributed in one simple unit.
  • Resizes most third party controls without the need for additional code.
  • Contains easy to use properties and its ExitResize event allows you to customize the resize process.
  • Useful sample programs are included.

  This is the ResizeKit ActiveX Component or Native VCL Component
Just add the ResizeKit Component to your form at design


Example: Reducing the size of the form or changing resolution during execution (ResizeKit2VB)
If you reduce the size of your form without using the ResizeKit, the controls and fonts on your form are hidden beyond the form's right side and bottom borders.







By simply placing the ResizeKit on your form the size of the controls and fonts automatically changes with changes in the size of the form. All controls and fonts appear in the same proportion as the original form



In some cases, controls or fonts cannot be automatically resized. Third party controls that do not specify Left, Top, Height, or Width parameters or controls in which these properties are insulated such as the cells in Grid or Spread applications are some examples. In the above example, the DBGrid itself is resized but the individual cells within the DBGrid are insulated from the ResizeKit. In such cases, these controls or fonts can be easily resized by specifying the dimensions of the control or font in the ExitResize Event. The ResizeKit includes sample programs to illustrate how to do this





DOWNLOAD

Link1

mirror

Link2

Monday, 26 November 2012

Memperhalus Tampilan Android dengan Bravia Engine

CARA INI SUDAH DITERAPKAN DI Vandroid T2Ci dan Andromax U berjalan mulus .... 

Memasang teknologi Bravia Engine pada ponsel Android mungkin sebagian di antara kita ada yang bertanya "apa itu teknologi Bravia Engine dan apa fungsinya?"

jawabannya : teknologi Bravia Engine adalah teknologi besutan Sony yang pada awalnya hanya di terapkan pada Televisi-Televisi keluaran Sony dan baru-baru ini teknologi tersebut dapat di nikmati pada beberapa ponsel cerdas android keluaran Sony (terutama seri Xperia) dan fungsi teknologi ini adalah memberikan tampilan gambar dan video yang sangat jernih dan tajam pada ponsel cerdas android kita.

Berikut adalah perbedaan pengambilan gambar engine biasa vs Bravia Engine



1. HP yang sudah di-root, akan hilang garansinya.
2. Do This With Your Own Risk.


Bahan:
1. Root Explorer (download disini)
2. Bravia Engine (download disini)


Proses:a. Install terlebih dahulu Root Exploreryang telah didownload di HP Android agan-agan sekalian.
b. Install Winrar di windows.
c. Kemudian, ekstrak file Bravia Engine.Klik kanan file, kemudian “Extract Here”.
Seharusnya sekarang sudah ada 2 file yang terdiri dari : be_movie, be_photo.
d. Copy kedua data tersebut kedalam SD Card.

e. Mari kita mulai mengoprek-oprek system. Buka aplikasi Root Explorer, kemudian copy kedua file tersebut ke “/system/etc”.

f. Pada tombol diatas ubah Mounted as “r.w” menjadi Mounted as “r.o”

g. Kemudian ubah permission satu-persatu file dengan menekan dan tahan pada nama file.

h. Maka akan muncul pilihan (Options) pilih Permissions, kemudian ubah settingan nya seperti gambar dibawah ini.

i. Lalukan hal yang sama untuk setiap file (be_movie, dan be_photo).
j. Kembali ke dalam folder “/System”. Cari file “build.prop” tekan dan tahan lama, maka akan muncul menu Options, pilih “Open in Text Editor”.

k. Scroll kehalaman paling bawah, kemudian  cari tempat yang kosong, ketikkan script ini:
SCRIPT:
ro.service.swiqi.supported=true
persist.service.swiqi.enable=1


(**Note= Jangan menggunakan huruf Besar pada saat mengetikkan script ini.)
(**Note= Script terdiri dari 2 baris, jangan digabung menjadi 1 baris!!!!)

l. Jika telah selesai, tekan tombol “Menu” dan pilih “Save & Exit”.
Jika sudah simpan dan tutup editor teks tersebut,lalu Reboot (matikan ponsel dan nyalakan kembali) ponsel android anda,maka ponsel anda sudah terpasang teknologi bravia engine

dan berikut ini perbandingan sesudah dan sebelum menggunakan bravia engine

bravia engine

selamat mencoba

Sunday, 25 November 2012

Mempercepat Kinerja dan Internet Android

Silahkan download aplikasi untuk mempercepat kinerja dan koneksi internet Android anda

1 . Rakun Optimizer

Download

Rasakan perbedaan setelah anda optimalisasi dengan Rakun Optimizer
silahkan comment ya kalau android agan agan jadi kenceng ....

2. Ram Manager PRO

DOwnload


3. SD BOOSTER

Download

Silahkan dishare ya .... 3 file apk di atas khusus untuk mempercepat kinerja android , dan juga bisa untuk mempercepat koneksi internet android karena system nya ter Tweak maka pengambilan data juga akan mengikuti system ....

Jika berhasil ,,, silahkan comment dan share .....
^_^ salam android

Sunday, 11 November 2012

Update Firmware Samsung Young


Can not open SQL Server or you can not open the SQL Server (Cyrstal Reports 8 and 8.5)


Error 20599 Can not open SQL Server (Cyrstal Reports 8 and 8.5)
The Error 20599 Can not open SQL Server in Windows XP and Windows Vista When They wanted to open the Crystal Reports Control Method in Action = 1 and want to connect to a SQL or Access database, the solution I found after research in various forums (disappointed not to find a psychologist more than 10 hours), a collection of versions of files from here and there I Decided to try and error to try to find the solution of the problem, resulting in a set of files That Were:
File
Version
p2ssql.dll8.5.0.19
p2sodbc.dll8.5.0.72
ntwdblib.dll2000.2.8.0
cpeaut32.dll8.5.0.9
crpe32.dll8.5.0.217
Crystl32.ocx8.0.0.4
Solution 1
  1. On some Computers With just copy the file p2ssql.dll and ntwdblib.dll in C: \ Windows \ System32 solves the problem (need not register with Regsrv32.exe).
  2. Run the application to see if the problem is no longer the bug 20599.
Solution 2
After That It does not work Solution 1.
  1. Unregister crystl32.ocx Record with Regsrv32.exe (C: \ Windows \ System32 \ Regsrv32.exe / u [Path] \ crystl32.ocx)
  2. Backup files to replace If They exist in C: \ Windows \ System32.
  3. Copy files cpeaut32.dll, crpe32.dll, crystl32.ocx in C: \ Windows \ System32 (register in order cpeaut32.dll, crpe32.dll, crystl32.ocx).
  4. Run the application to see if the problem is no longer the bug 20599.
In 99% of the equipment in Which it Applies kitchen mistake was corrected prescription. 
So far after 2 years to present the first time this error is the solution I found.
Files: Download

Pesan galat 0x80004005 ASP terjadi saat menyambungkan ke Database setelah instalasi crystal report 8


GEJALA
Bila Anda menggunakan DSN untuk terhubung ke database, Anda mungkin menerima pesan galat Active Server Pages (ASP) 0x80004005. Hal ini dapat terjadi ketika Anda telah menginstal Crystal laporan 8.


PENYEBAB
Ini adalah satu permasalahan yang terjadi ketika IIS atau aplikasi lainnya menciptakan dan upaya untuk menggunakan sistem DSN setelah instalasi Crystal laporan 8.
Instalasi Crystal Reports mengubah izin untuk kunci registri HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\ODBC\odbc.ini dan subkuncinya.Semua orang akses group's berubah dari akses khusus ke kontrol penuh.

Ketika Anda membuat DSN sistem baru, tidak mewarisi izin default Windows NT, atau izin yang baru dibuat oleh Crystal laporan 8 instalasi. Sebaliknya, subkunci untuk DSN baru menerima izin untuk dua kelompok pengguna:

  • Lokal Machine\Administrators--Kontrol penuh
      SISTEM--Kontrol penuh


    Hanya perizinan untuk administrator yang ditetapkan, dan tidak perizinan di-set untuk semua grup. Oleh karena itu, hanya pengguna dengan hak Administrator dapat mengakses sistem DSN.



    PEMECAHAN MASALAH
    Men-download dan menjalankan perbaikan dari situs Web berikut:


    INFORMASI LEBIH LANJUT

    Deskripsi perbaikan

    Scr8_webregfix.exe update Tata ulang semua izin yang ada di dalam kunci registri HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\ODBC\odbc.ini (dan semua subkuncinya) untuk izin default Windows NT. Juga Tata ulang bagian subkunci HKEY_CLASSES_ROOT\Interface dan HKEY_CLASSES_ROOT\Typelib untuk nilai-nilai default Windows NT. Setiap sistem ODBC DSNs yang baru dan yang ada sekarang mewarisi izin default Windows NT.

    Versi 8.0.0.84 mengharuskan semua orang kelompok diatur untuk kontrol penuh dan tidak dapat terhubung ke DSN sistem dengan menggunakan tingkat izin registri akses khusus (default). Berkas P2sodbc.dll diperbarui (versi 8.0.0.85) diperlukan untuk terhubung ke DSN sistem dengan menggunakan perizinan registri default Windows NT. (Misalnya, semua orang kelompok diatur untuk akses khusus.)

    Catatan: The P2sodbc.dll masalah ini juga berlaku apabila versi 8.0.0.84 didistribusikan ke komputer yang tidak memiliki Crystal Reports diinstal (misalnya, sebagai bagian dari aplikasi pratinjau laporan Crystal).
    Perbaikan ini juga menyelesaikan pesan galat SQL Server berikut jika DSN sistem telah ditetapkan setelah Crystal Reports diinstal:
    Log-masuk tak terbatas ke database

    Galat 20599 - tidak dapat membuka SQL Server 

    Galat 599

    Kesalahan - kesalahan telah terjadi pada server dalam mencoba untuk mengakses datasource
    Untuk informasi lebih lanjut, lihat artikel Basis Pengetahuan Crystal keputusan berikut:













    Friday, 9 November 2012

    Validating numeric input


    Validating numeric input is a common problem -  you want the user to enter a number but how do you make sure he enters a valid one?  User text is normally entered via a TEdit component.   In the object inspector window (F11) there is an events tab and if you click there one of the events will be "OnKeypress".  Double click there and you get the skeleton of a method that is called whenever the user enters a character in the edit box.  We can use this exit to check that the entered character is valid. 

    For integers the valid characters are '0' through '9', '-',  and the backspace character.  ('+' could be included but is always redundant since no sign in front of a number means '+')    Delphi defines this set of 12 characters '0' through '9', '-'  and  backspace  as ['0'..'9','-',#8].  (#8 is the decimal number generated when you press the backspace key.)  If the character entered is not one those, we can set the key value to 0 (which tells windows to ignore this key) and beep to let the user know that something is wrong.   The other test we can perform here is to test that there is no more than one  or  '-'  and that if a '-' is  entered it will go at the beginning. 

    To be completely safe, there is one other potential error which OnKeyPress can't catch.  We can use an OnChange exit to detect an empty text string and replace it with a '0'.  

    Validating floating point numbers (with decimals) is similar except that we must add '.' to the set of valid characters in OnKeyPress.  For generality we can use the global predefined constant DecimalSeparator in place of '.'. (Europeans exchange the dot and comma from proper usage.)  We need to make sure that there at most only a single  DecimalSeparator in the number.    OnChange coding is unchanged from the integer version. 

    A program illustrating these techniques is available for download here.  Notice that the same OnChange exit can handle both the integer and floating point number validation.   Similarly, multiple integer edit fields (or multiple floating point edit fields) could share the same OnKeyPressprocedure.  As an added bonus, the program uses a TMediaPlayer component and .wav files to give a little more than the normal beep when an error is made.  

    RoboTrack


    The user holds down a mouse button and drags it around to form a track, then presses the Start button to have the robot follow it.   There are separate methods for OnMouseDownOnMouseMove and OnMouseUp events.  The MouseDownprocedure sets a flag to tell the MouseMove routine that we're drawing, it also does some initialization stuff like setting a nice fat  pen we'll use for drawing the track.    MouseMove  draws a line from the last point to the current point.  It also waits for 10ms so that we won't create more than about 100 points per second of drawing.   MouseUp resets the flag and moves the robot to the beginning point. 
    When the Start button is pressed, (creating an OnClick event),  we just start moving the  robot point by point to retrace the steps.   The same 10ms delay is inserted between moves so it should move about as fast as the original line drawing speed.    The only tricky thing about positioning the robot is that we want to center it on the track.  All references to locations are by the top left corner though so we subtract half the width and half the height of the robot from the current point to get a location for its top left corner.
    A second version is included in the source download.  It has a OnPaint routine to redraw the track after the robot moves over it and a few other enhancements that I'll leave for you to check out on your own.   

    Running/Exploring the Program 


    Download source

    Download  executable

    Simple Delphi Calculator


     Pascal is readable enough that browsing the code will be a more understandable description of the process than anything I can write in natural language.  Just recognize that Windows is a messaging system so typically programs just hang out doing nothing until they get a message.  When you see routines like DigitBtnClickPlusBtnClick, etc.  that routine is the one that was called when that button was clicked.  

    There is not much difference in processing the numeric keys, so I wrote an AddDigit procedure to display the digit and add in on to the string version of the number being built.   Similarly, most of the operation handling is similar, as long as we remember to add, subtract, multiply or divide when the time comes.   So we have a HandleOp procedure for those things.  Note that we can't really do anything when the user enters the operation because we don't have the second value yet.  So, we'll just hold on to it until we need it.   We also know the the user has finished entering a value when we see the operation code, so we can process it according the operator that preceded it and get ready to build the next number.   

    There's a Reset procedure that's called to clear out the displays and reset internal flags, etc.  We have to do this on initial input, or if the user presses Clear, or when the user presses the next digit after he has pressed the = key.
    The program has 55 or so user written lines of code, more than I would have guessed.   But there area few tricky things.  


    We need to keep the user from entering more than one decimal point in the number.

    We need to handle the display intelligently when * or / are mixed with + or -.  In your normal calculator and in this one, if you enter 1, +, 2, *, 3, the result is 9  because 1+2 = 3 and 3* 3 is 9.  But because of the precedence rules of arithmetic, multiplication and division in expressions are performed before additions ,and subtractions, so 1+2*3 written as an expression should = 7.  In this program, we solve the problem by inserting parentheses in the expression, so the above example is displayed as (1+2)*3=9. 

    To reduce the number of lines of code, I used a trick that I probably would not use in a more complex project:  Rather than have 10 different routines to process the 0 to 9 buttons, I named them Btn0, Btn1, Btn2, etc and extract the 4th character of the name as the desired digit  in a common routine. 
    I think that should explain enough of the program logic, so go ahead and take look.

    Running/Exploring the Program 


    Download source

    Download  executable

    Wednesday, 7 November 2012

    Membuat Hyperlink menuju Halaman Website dengan Delphi


    Pernahkah anda membuka sebuah aplikasi yang menampilkan alamat web tertentu kemudian
    ketika alamat web tersebut di klik , maka otomatis Brower Internet akan terbuka untuk
    membuka halaman web yang dimaksud,

    Jika anda ingin membuat aplikasi semacam itu, berikut ini adalah caranya : masukkan
    komponen – komponen berikut ini ke dalam Form 1
    pada bagian uses ketikkan ShellAPI sehingga menjadi sbb

    Untuk tutorial selengkapnya silahkan download Ebooknya disini : DOWNLOAD

    Memasukkan file Flash Ke Delphi 7

    Memasukkan file Flash Ke Delphi 7 Komponen – komponen standard pada Delphi 7 belum ada yang dikhususkan untuk memasukkan file animasi Flash dengan extensi file *.swf ke dalam area kerja Delphi 7.Untuk itu perlu dilakukan import ActiveX Controll. Caranya adalah sebagai berikut :

    Buka Delphi 7 kemudian buka tab component  import active control… Silakan pilih Shockwave Flash (Version 1. 0) kemudian klik pada tombol Install... yang ada di bawah pilihan tersebut sehingga muncul kotak dialog instalisasi sebagai  berikut

    Untuk Selengkapnya silahkan Download Ebooknya disini : DOWNLOAD

    Form Cantik Dengan Delphi


    Akhir-akhir ini perkembangan perangkat lunak melaju dengan pesatnya. Meskipun perkembangannya
    tidak sebanding dengan perangkat keras, perkembangan software ini patut kita acungi jempol. Seiring
    dengan berjalannya waktu, banyak perusahaan software yang muncul dan tenggelam. Muncul akibat
    dorongan serta semangat dan tenggelam karena tidak kuat dalam persaingan. Bisnis software memang
    cukup menjanjikan utamanya karena pasar yang begitu luas. Namun pasar yang luas tersebut
    terkadang malah menjadi bumerang karena kita harus bersaing dengan perusahaan asing yang
    notabene dalam hal modal dan sumber daya manusia mereka lebih unggul.

    Selain aplikasi yang kita bangun memiliki keunggulan dalam hal teknologi, maka hendaknya aplikasi
    tersebut juga memiliki design interface yang bagus disebabkan kita selalu berhubungan dengan
    konsumen yang notabene sebagian besar konsumen di negara kita masih menganggap bahwa
    tampilan merupakan salah faktor yang cukup penting sebagai pertimbangan dalam membeli
    perangkat lunak.

    Bagi anda yang sudah sering bergelut dengan pemrograman tentu tidak asing dengan apa yang
    dinamakan form. Form merupakan bingkai dasar dari sebuah aplikasi yang umumnya berbasis GUI
    (Graphic User Interface). Form standar atau form tradisionil umumnya berbentuk kotak. Bagi
    seseorang yang dinamis dan berjiwa seni tinggi tentu akan bosan dengan design form seperti ini.
    Salah satu cara untuk memodifikasi bentuk form adalah dengan menggunakan region. Fungsi HRGN
    atau region dapat memodifikasi bentuk form menjadi model roundrect, rectangular, elliptical,
    polygonal dan sejenisnya berikut kombinasi bentuk-bentuk dasar tersebut (combinergn).

    Setelah lama bergelut dengan region, saya menemui kendala yaitu akan cukup sulit menggunakan
    region bila bentuk form yang akan kita buat tidak sama dengan bentuk dasar ataupun kombinasi dari
    region. Selain itu waktu yang dibutuhkan juga cukup lama. Lalu saya memutuskan untuk mencari
    komponen yang dapat merubah form standar. Setelah mencari kemana-mana akhirnya saya
    menemukan komponen dxfShapedForm, bagian dari ExpressForumLibrary(tm) Componen Suite
    yang dikembangkan oleh Developer Express Inc. Jika anda membeli paket original Delphi maka anda
    akan menemukan komponen ini pada cd Delphi Companion Tools.

    Melihat contoh yang disertakan saya langsung tercengang. Ternyata membuat form yang cantik dapat
    dilakukan dengan mudah dan cepat. Kita tinggal menempatkan komponen pada form, meload gambar,
    mengaktifkan komponen dan form cantik dapat segera digunakan. Akhirnya saya berfikir lagi
    bagaimana kalau digunakan komponen standar Delphi saja agar program menjadi lebih ringan. Dari

    Untuk selengkapnya silahkan download Ebooknya disini : DOWNLOAD

    Citra dalam Delphi


    menjelaskan dan mengimplementasikan pembuatan program penampil citra dalam Delphi


    Delphi tidak menyediakan secara khusus rutin-rutin 
    untuk pengolahan citra, oleh karena itu perlu dibuat 
    sendiri program untuk mengolah citra. Namun Delphi 
    telah menyediakan sarana untuk menampilkan citra, 
    yaitu melalui komponen TImage yang terdapat pada 
    palet komponen Additional. 

    Komponen ini memiliki properti Picture yang digunakan 
    untuk menyimpan data citra. Citra yang akan ditampilkan
    diambil dari file gambar yang dapat ditentukan pada saat 
    mendesain dengan cara mengisi nilai properti ini, atau
    pada saat program dijalankan dengan menggunakan 
    prosedur LoadFromFile.


    Subproperti yang penting pada Picture 
    antara lain adalah:
    Height, berisi nilai tinggi citra
    Width, berisi nilai lebar citra
    Bitmap, berisi data format dan piksel citra.  
    Pada materi ini pengolahan dilakukan 
    terhadap nilai-nilai piksel pada Bitmap.

    Untuk Ebook selengkapnya seilahkan di DOWNLOAD


    Kumpulan Kode-kode pada Delphi 7.0

    Kode progresbar pada Delphi
    Kode pembelian pada Delphi
    Membuat loding pada Delphi
    Kode membuat aplikasi winamp dengan Delphi……

    Download Ebooknya disini : DOWNLOAD

    Mengakses database dengan Delphi 7.0 Microsoft Access


    Dalam tulisan ini akan dijelaskan secara ringkas mengenai cara pengaksesan database yang dibuat
    dengan Microsoft Acces yang kemudian data tersebut diolah/dimodifikasi dengan menggunakan
    program Borland Delphi 7.0. Program yang dibuat terbatas pada menampilkan membuat database,
    pembuatan program database, membaca database, menghapus database.

    Pendahuluan

    Database adalah sekumpulan data yang disusun sedemikian rupa sehingga mampu menghasilkan
    sebuah informasi yang informatif bagi penggunanya.

    Proses Pembuatan Program

    Buat database dengan Ms Access dengan nama “Proyek Akhir.mdb”
    1. Buka Ms Acces


    Dengan field-field sebagai berikut:
    No Nama Filed
    Data type

    1

    Nama
    Mahasiswa
    NIM

    2

    3

    Jurusan

    4

    Kelas

    Text

    Text

    Text

    Text

    Properties

    Field Size

    Field Size

    Field Size

    Field Size

    Value

    25

    12

    20

    2

    Karena tutorialnya terlalu panjanga maka silahkan download ebooknya : DOWNLOAD

    Install Fortesreport community Delphi 7 dan RX Berlin

    Download  Pertama2 kita harus punya file installernya terlebih dahulu, download  https://github.com/fortesinformatica/fortesrepo...